Manajemen Proses Pada Linux

  • 0
Proses adalah Program yang sedang dieksekusi. Setiap kali menjalankan suatu program, Sistem UNIX melakukan suatu fork, yaitu melakukan beberapa urutan operasi untuk membuat suatu proses konteks dan kemudian mengeksekusi program tersebut dalam konteks yang sudah dibuat. Oleh karena itu kita harus menguasai Manajemen Proses Linux.

Manajemen Proses Linux adalah salah satu hal yang sangat penting yang harus dikuasai oleh seorang Teknisi Komputer. Kenapa? Karena selain kita mengetahui proses di Windows, kita harus tahu proses di Linux dan dengan penguasaan manajemen prose ini kita bisa mengetahui proses apa saja yang running pada setiap user. Atau dalam suatu jaringan juga kita bisa melakukan controlling terhadap proses setiap client.

Adapun konsep dasar dari manajemen proses adalah sebagai berikut:


  • Multiprogramming;Multiprogramming dikenal sebagai manajemen banyak proses pada suatu prosesor. Pada konsep ini, pemakai memandang terdapat banyak proses dijalankan bersamaan pada suatu waktu tertentu.
  • Pseudoparallellism;Pseudoparallellism adalah manajemen proses yang dijalankan secara paralel pada suatu sistem. Pada konsep ini, pemroses mengeksekusi proses secara sejajar atau paralel.
  • Multiprocessing;Multiprocessing dikenal sebagai manajemen banyak proses pada komputer yang memiliki banyak pemroses di dalamnya. Konsep ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja serta memberikan kemampuan fault tolerant, yakni kemampuan sistem untuk melanjutkan tugasnya dengan benar meskipun mengalami kegagalan perangkat keras hardware failure dan kesalahan perangkat lunak software failure.
  • Distributed ProcessingDistributed Processing dikenal sebagai manajemen banyak proses yang dieksekusi atau dijalankan pada banyak sistem komputer yang terdistribusi atau tersebar di dalam suatu jaringan.


Berikut ini adalah coba coba mengenai manajemen proses pada linux :

1. Instruksi ps (proccess status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah nomer identitas proses, TTY adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT berisi S (sleeping) dan R (running), COMMAND merupakan instruksi yang digunakan.
$ ps

2. Untuk melihat faktor/elemen lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut, %MEM adalah presentasi system memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah kapan proses tersebut diaktifkan.
$ ps u

3. Mencari proses yang spesifik untuk pemakai.
$ ps -u <user>


4. Mencari proses lainnya gunakan opsi a, au dan aux
$ ps –a

$ ps –au

$ ps –au

5. Melihat proses yang sedang berjalan
$ top$ htop

Catatan : untuk install htop ketik command sudo apt-get install htop (perlu koneksi internet)

6. Menampilkan hubungan proses parent dan child
$ ps -eH Menampilkan hubungan proses parent dan child

$ ps -eF Menampilkan hubungan proses parent dan child serta letak prosesnya

7. Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child

8. Menghentikan suatu proses/job
$ pkill <nama proses> contoh : pkill gedit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar